NEWSONEINDONESIA.COM, Jayapura, — Kampung Holtekamp, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, mendapat kehormatan mewakili Kota Jayapura dan Provinsi Papua dalam penilaian Pancasila KASAD Award 2026 tingkat nasional, pada Kamis 20/08/2026
Penilaian tersebut menjadi momentum penting bagi Kampung Holtekamp untuk menunjukkan berbagai potensi, inovasi, serta program pemberdayaan masyarakat yang selama ini dikembangkan dengan mengedepankan semangat gotong royong, kemandirian, persatuan, dan ketahanan masyarakat.
Kegiatan penilaian dihadiri jajaran TNI, Pemerintah Kota Jayapura, serta tim penilai.
Hadir antara lain Pangdam XVII/Cenderawasih, Waaster Kasad beserta tim dari, jajaran Korem, Dandim 1701/Jayapura, serta jajaran Pemerintah Kota Jayapura yang turut diwakili Wali Kota Jayapura dan Sekretaris Daerah Kota Jayapura.
Dalam peninjauan tersebut, tim melihat secara langsung berbagai potensi dan program yang dikembangkan masyarakat Kampung Holtekamp.
Sejumlah lokasi menjadi sasaran kunjungan, khususnya sektor pertanian, perikanan, ketahanan pangan, pendidikan, UMKM, serta pemberdayaan masyarakat.
Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI Febirel Buyung Sikumbang, S.H., M.M., menyampaikan bahwa masuknya Kampung Holtekamp dalam penilaian Pancasila KASAT Award 2026 merupakan sebuah kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah kampung dan seluruh masyarakat.
“Pancasila KASAT Award 2026 ini merupakan kehormatan besar bagi Kampung Holtekamp dan masyarakat.
Peninjauan dilakukan di beberapa lokasi pertanian dan perikanan, termasuk program ketahanan pangan serta pendidikan yang memberikan manfaat bagi masyarakat kampung,” ujarnya.
Menurutnya, berbagai program yang dikembangkan di Kampung Holtekamp tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat.
Selain sektor pertanian, perikanan, dan ketahanan pangan, Kampung Holtekamp terus didorong untuk mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Di antaranya pembangunan Pos Kambeling, pembinaan di bidang pendidikan, pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta peningkatan kapasitas masyarakat dalam memanfaatkan teknologi dan media sosial.
Pembinaan penggunaan media sosial juga menjadi perhatian penting, terutama bagi generasi muda.
Masyarakat diharapkan mampu memanfaatkan teknologi digital secara bijak, positif, produktif, dan bertanggung jawab, sehingga media sosial dapat menjadi sarana edukasi, promosi potensi kampung, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
Berbagai program tersebut diharapkan mampu menjadi cerminan penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat gotong royong, persatuan, kepedulian sosial, kemandirian, serta upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat menjadi bagian penting dalam pembangunan Kampung Holtekamp.
Keikutsertaan Kampung Holtekamp dalam Pancasila KASAT Award 2026 tingkat nasional juga menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan potensi dan inovasi masyarakat Papua ke tingkat yang lebih luas.
Bagi masyarakat Kampung Holtekamp, pencapaian tersebut bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.
Keikutsertaan ini diharapkan dapat menginspirasi kampung-kampung lainnya di Kota Jayapura dan Provinsi Papua untuk terus berinovasi, membangun kemandirian, serta menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat.
Kampung Holtekamp untuk Papua: membangun dari kampung, menguatkan masyarakat, dan menghidupkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Ivan/Red









