Beranda / Berita / TNI-POLRI / Rencana Pembentukan Kodam Moloku Kie Raha Masuk Tahapan Finalisasi, Pemprov Maluku Utara Dan TNI Matangkan Kesiapan

Rencana Pembentukan Kodam Moloku Kie Raha Masuk Tahapan Finalisasi, Pemprov Maluku Utara Dan TNI Matangkan Kesiapan

Bagikan Berita

NEWSONEINDONESIA.COM, Sofifi — Rencana pembentukan Komando Daerah Militer (Kodam) baru di Provinsi Maluku Utara yang akan mengusung nama Kodam Moloku Kie Raha terus dimatangkan, pada Minggu 16/08/2026.

Persiapan pembentukan satuan kewilayahan baru tersebut kini memasuki tahapan penting, termasuk kesiapan lahan dan berbagai kebutuhan pendukung operasional.

Pemerintah Provinsi Maluku Utara bersama jajaran TNI, khususnya Korem 152/Baabullah, terus melakukan koordinasi dan pematangan persiapan.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah peninjauan langsung terhadap lokasi yang disiapkan sebagai calon Markas Komando Daerah Militer (Makodam) di wilayah Sofifi.

Peninjauan tersebut dipimpin langsung oleh Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda, bersama sejumlah pejabat dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI).

Turut hadir dan meninjau langsung kesiapan lokasi Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letnan Jenderal TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.

Peninjauan lapangan dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus melihat secara langsung berbagai aspek yang diperlukan dalam mendukung pembangunan dan operasional Kodam baru di Maluku Utara.

Rencana pembentukan Kodam Moloku Kie Raha sendiri telah menjadi bagian dari agenda penataan organisasi kewilayahan TNI AD.

Kehadiran Kodam baru diharapkan dapat memperkuat sistem pertahanan dan keamanan serta meningkatkan efektivitas koordinasi dan pengendalian satuan TNI di wilayah Provinsi Maluku Utara yang memiliki karakteristik geografis kepulauan.

Nama Moloku Kie Raha memiliki makna historis dan kultural yang kuat bagi masyarakat Maluku Utara. Istilah tersebut merujuk pada empat kesultanan besar, yakni Ternate, Tidore, Bacan, dan Jailolo, yang menjadi bagian penting dari sejarah dan identitas masyarakat Maluku Utara.

Dari sisi kesiapan lahan, Pemerintah Provinsi Maluku Utara sebelumnya telah menyepakati kawasan eks HGB 03 PT Darco & Modul Timber di Sofifi untuk diperuntukkan bagi pembangunan Makodam Moloku Kie Raha.

Dalam kesepakatan tersebut, areal eks HGB 03 seluas sekitar 200.390 meter persegi direncanakan untuk pemanfaatan pembangunan Makodam.

Sementara itu, dokumen paparan kesiapan pembentukan Kodam Moloku Kie Raha yang beredar mencantumkan rencana pembentukan Kodam XXVIII/Moloku Kie Raha di Provinsi Maluku Utara. Dokumen tersebut juga memuat berbagai aspek persiapan, mulai dari organisasi, personel, sarana dan prasarana hingga kebutuhan satuan pendukung.

Dengan semakin intensifnya koordinasi antara pemerintah daerah dan TNI, proses pembentukan Kodam Moloku Kie Raha diharapkan dapat berjalan sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku.

Kehadiran Kodam baru nantinya tidak hanya menjadi penguatan struktur pertahanan negara di Maluku Utara, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung pembangunan di wilayah kepulauan tersebut.

Kodam Moloku Kie Raha diharapkan menjadi bagian penting dalam memperkuat pertahanan sekaligus menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah Maluku Utara.

Frengky/Red


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *