JAYAPURA, newsoneindonesia com 27 Desember 2025 – Kabar duka kembali menyelimuti dunia kesehatan di Jayapura.
Seorang ibu hamil dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit (RS) Marten Indey pada Sabtu, 27 Desember 2025.
Kejadian ini memicu keprihatinan mendalam dari pihak keluarga dan masyarakat luas, mengingat kejadian serupa diduga pernah terjadi sebelumnya.
Kronologi Singkat
Berdasarkan keterangan sementara yang dihimpun, pasien tiba di rumah sakit untuk mendapatkan penanganan persalinan.
Namun, kondisi pasien dilaporkan terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
Pihak keluarga menyayangkan lambatnya respons tenaga medis serta kurangnya komunikasi yang jelas mengenai tindakan darurat yang seharusnya diambil.
Poin Utama Kejadian:
Waktu Kejadian: Sabtu, 27 Desember 2025.
Lokasi: RS Marten Indey, Jayapura.
Keluhan Keluarga: Adanya dugaan keterlambatan penanganan dan prosedur medis yang tidak maksimal.
Status Saat Ini: Keluarga korban menuntut penjelasan transparan dari pihak manajemen rumah sakit dan dinas kesehatan terkait.
Desakan Evaluasi Total
Peristiwa ini menjadi sorotan tajam karena menambah daftar panjang kasus kematian ibu hamil di fasilitas kesehatan yang sama.
Tokoh masyarakat dan aktivis kemanusiaan mendesak agar dilakukan audit medis independen untuk memastikan apakah ada pelanggaran Standar Operasional Prosedur (SOP).
”Kami tidak ingin kejadian ini hanya dianggap sebagai takdir tanpa ada evaluasi.
Harus ada transparansi mengapa nyawa pasien tidak tertolong dan bagaimana prosedur penanganan darurat yang dijalankan saat itu,” ujar salah satu perwakilan keluarga.
Sampai berita ini diturunkan, pihak RS Marten Indey belum memberikan pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kematian pasien.
Masyarakat berharap pihak berwenang segera turun tangan agar kualitas pelayanan kesehatan di Papua, khususnya bagi ibu dan anak, dapat ditingkatkan demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Ivan/Red










