NEWSONEINDONESIA.COM| Tangerang–Refleksi Awal tahun 2026, Pimpinan Media Newsoneindonesia.com Marully menyampaikan Refleksi di awal tahun sekaligus pesan tegas kepada seluruh insan pers, khususnya media Newsoneindonesia.com, agar tetap konsisten menjaga marwah jurnalistik dan fungsi kontrol sosial.Â
Marully menilai, sepanjang tahun 2025 yang sudah kita lewati kemarin media dihadapkan pada tantangan serius, mulai dari maraknya informasi tidak berimbang, hoaks, hingga praktik jurnalistik yang mengabaikan etika demi kepentingan tertentu.
“Media jangan kehilangan arah. Pers harus tetap berdiri di atas kepentingan publik, bukan menjadi alat pembenaran atau sekadar mengejar sensasi,” tegas Marully, Kamis (01/01/2026).Â
Pers harus menjunjung tinggi nilai kode etik pers dan bertindak sesuai UU Pers, karena kita memiliki tanggung jawab besar sebagai pilar keempat dalam demokrasi. Kita harus menjadi lembaga yang independen dan tidak terpengaruh oleh kepentingan politik atau ekonomi.
Menurutnya, kecepatan dan persaingan di era digital tidak boleh menggeser prinsip dasar jurnalistik, yakni akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab moral kepada masyarakat.Â
Sebagai Pimpinan Redaksi Newsoneindonesia.com, Marully menegaskan komitmennya untuk terus mendorong media Newsoneindonesia.com, agar tertib, profesional secara kelembagaan, serta taat pada Undang-undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
“Kita harus memastikan bahwa setiap informasi yang kita sajikan adalah benar, berimbang, dan tidak menimbulkan kerugian bagi pihak lain,” ujarnya.Â
Pers harus menjadi lembaga yang kredibel dan dapat dipercaya oleh masyarakat, karena kepercayaan adalah modal utama kita sebagai media.”
Marully juga menekankan pentingnya peran media sebagai watchdog bagi pemerintah dan pengawas bagi kekuasaan.Â
“Media harus menjadi suara rakyat, bukan suara penguasa atau pemilik modal,” katanya.Â
Kita harus berani mengkritik kebijakan yang tidak pro-rakyat dan memberikan informasi yang akurat kepada masyarakat. Kita harus menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah.
Ditempat terpisah. Daniel sebagai Pimpinan Perusahan (Pimprus), juga mengajak seluruh insan pers terutama media Newsoneindonesia.com, untuk terus meningkatkan kapasitas dan profesionalisme.Â
Kita harus terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman, tapi tidak boleh melupakan prinsip-prinsip dasar jurnalistik. Pers harus menjadi lembaga yang transparan dan akuntabel, karena transparansi adalah kunci kepercayaan masyarakat.
“Media yang kuat adalah media yang berani, jujur, dan beretika. Bukan media yang tuntuk pada tekanan atau kepentingan sesaat,”ujar Daniel.
Daniel juga mengingatkan bahwa pers harus menjadi lembaga yang bertanggung jawab dan memiliki kesadaran sosial. “Kita harus memahami dampak dari setiap informasi yang kita sajikan dan bertanggung jawab atas setiap kesalahan yang kita buat,” tambahnya.Â
Pers harus menjadi lembaga yang dapat dipercaya dan dihormati oleh masyarakat, karena itu adalah tanggung jawab kita sebagai media.
Dalam penutupnya, Marully berharap agar seluruh insan pers dapat menjalankan tugasnya dengan integritas dan profesionalisme.Â
“Mari kita jaga marwah pers dan terus berjuang untuk kebenaran dan keadilan,” tutupnya.
Kita harus menjadi bagian dari perubahan positif dan membuat perbedaan bagi masyarakat. Kita harus menjadi pers yang berintegritas, berani, dan bertanggung jawab.












Satu Komentar
Masa sih