Beranda / Berita / ​Pelepasan Jenazah Ibu Yustina Ondy Mengantar Pulang ke Kampung Tarfia dengan Iringan Doa Jemaat PSCC

​Pelepasan Jenazah Ibu Yustina Ondy Mengantar Pulang ke Kampung Tarfia dengan Iringan Doa Jemaat PSCC

Bagikan Berita

Newsoneindonesia.com
​Jayapura, 25 Januari 2026 Suasana penuh kekhidmatan dan haru menyelimuti ibadah pelepasan almarhumah Ibu Yustina Ondy yang dilaksanakan pada Minggu (25/01) di kediaman Ibu Batseba Fetowin, Jayapura Hamadi.

Prosesi ini menandai penghormatan terakhir sebelum almarhumah diberangkatkan menuju tempat peristirahatan terakhir di Kampung Tarfia, Distrik Demta, Kabupaten Jayapura.

​Ibadah pelepasan dipandu oleh jemaat Pinster Shalom Center Church (PSCC) Jayapur.

Kehadiran keluarga, kerabat, serta jemaat yang memenuhi kediaman menjadi bukti kasih sayang dan penghormatan atas dedikasi almarhumah semasa hidupnya.

​Pesan Firman Tuhan: Pengingat akan Keabadian
​Dalam ibadah tersebut, Ps. Dr. James T. Setyadarma, Sp.A.(K).M.Kes.

menyampaikan pesan firman Tuhan yang terdapat dalam Pengkhotbah 12:7:
​”Dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.”

​Melalui khotbahnya, Ps. Dr. James mengajak seluruh pelayat untuk merenungkan kefanaan hidup manusia.

Beliau menekankan bahwa momen di rumah duka adalah pengingat spiritual yang berharga bagi mereka yang masih hidup.

​”Lebih baik pergi ke rumah duka daripada pergi ke rumah pesta, karena di rumah dukalah kita diingatkan akan akhir hidup setiap manusia.

Kita semua pada akhirnya akan menuju ke jalan yang sama,” ujar Ps. Dr. James dalam penyampaiannya yang menyentuh hati.

​Keberangkatan Menuju Distrik Demta
​Usai prosesi ibadah, jenazah Ibu Yustina Ondy segera diberangkatkan menuju Kampung Tarfia.

Perjalanan ini didampingi langsung oleh pihak Keluarga serta jemaat PSCC yang turut setia mengantar hingga ke tempat tujuan.

​Pihak keluarga menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh jemaat GGP “PSCC” Jayapura dan semua pihak yang telah memberikan dukungan doa serta bantuan moril.

Momen ini bukan sekadar perpisahan, melainkan penguatan iman bagi keluarga besar yang ditinggalkan, sembari melepas kepulangan almarhumah ke pangkuan Sang Pencipta.

Ivan/Red


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *