Newsoneindonesia.com | Tegal – Sebuah proyek pengerjaan jalan di wilayah Pendawa, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, menimbulkan tanda tanya di kalangan warga setempat. Hingga Rabu (5/2/2026), lokasi proyek tersebut sama sekali tidak dilengkapi dengan papan nama proyek (banner proyek) yang memuat informasi standar seperti nama proyek, nilai kontrak, pelaksana pekerjaan, waktu pengerjaan, dan instansi penanggung jawab.
Keadaan tersebut membuat warga sekitar kebingungan mengenai hakikat, tujuan, dan durasi pengerjaan proyek yang sedang berlangsung di depan mata mereka. Aktivitas alat berat dan pekerja terlihat jelas, namun minimnya informasi resmi memicu beragam asumsi dan pertanyaan.
Seperti yang di ungkap oleh Sugeng (45), pengguna jalan menurutnya Seharusnya dipasang banner biar jelas dan kami bisa mengawasi
“Sudah hampir seminggu ini jalan dikeruk, lalu lintas sedikit terganggu. Tapi kami bingung, ini proyek apa? Dari pemerintah kabupaten atau desa? Sampai kapan pengerjaannya? Papan nama saja tidak ada, rasanya seperti proyek ‘abu-abu’. Seharusnya dipasang banner biar jelas dan kami bisa mengawasi.” kata Sugeng .
Aktivis sosial Kabupaten Tegal, melalui keterangan tertulis, menyoroti hal ini. “Setiap proyek yang menggunakan anggaran publik, baik APBD, APBN, maupun APBDes, wajib memiliki prinsip akuntabilitas dan transparansi. Pemasangan papan nama proyek adalah bentuk paling sederhana dari prinsip itu. Ketidakhadirannya dapat menurunkan kepercayaan publik dan berpotensi menciptakan ruang untuk praktik yang tidak tepat,” tulis pernyataan tersebut.
Terkait hal ini, kami telah berusaha menghubungi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal dan pihak Kecamatan Lebaksiu untuk meminta konfirmasi dan penjelasan resmi mengenai proyek tersebut. Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan yang diterima.
Proyek Jalan Pendawa Lebaksiu kini menjadi sorotan. Warga berharap pihak berwenang segera mengambil langkah untuk menginformasikan proyek ini secara jelas, agar dukungan masyarakat dapat optimal dan pengawasan bersama dapat berjalan.
( Aan / Red )










