Lewati ke konten

Newsoneindonesia.com|Jayapura–Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Nelayan (DPD HNSI) Provinsi Papua melakukan diskusi strategis bersama Wakil Gubernur Provinsi Papua, Bapak Ariyoko Ferdinand Rumaropen Kamis 12/02/2026.
Pertemuan ini berfokus pada penguatan organisasi melalui Musyawarah Daerah (Musda) serta komitmen bersama dalam mendorong kesejahteraan nelayan dan keberlanjutan sektor kelautan Rabu 11/2026.
Musda sebagai Momentum Transformasi
Plt. Ketua DPD HNSI Provinsi Papua, Adam Arisoi, menegaskan bahwa pelaksanaan Musda bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah krusial untuk memastikan HNSI tetap relevan di tengah dinamika sektor kelautan yang terus berkembang.
“Melalui Musda ini, kami akan mengevaluasi laporan pertanggungjawaban kepengurusan sebelumnya serta menyusun program kerja yang lebih terarah, berkelanjutan, dan nyata berpihak pada peningkatan kesejahteraan nelayan,” tegas Adam Arisoi.
Mewujudkan “Nelayan Emas”
Senada dengan hal tersebut, Tinus A. Pandey, SH., menekankan pentingnya kehadiran HNSI hingga ke pelosok Bumi Cenderawasih.
Visi besar yang diusung adalah menjadikan nelayan Papua sebagai “Nelayan Emas” masyarakat pesisir yang berdaya secara ekonomi dan mampu mengelola kekayaan laut secara mandiri.
Poin Utama Diskusi:
Penguatan Kelembagaan: Memastikan struktur HNSI solid hingga tingkat akar rumput.
Kesejahteraan Nyata: Program kerja yang langsung menyentuh kebutuhan nelayan, seperti akses permodalan dan teknologi alat tangkap.
Keberlanjutan Alam: Menjaga ekosistem laut Papua agar tetap produktif untuk generasi mendatang.
Kehadiran HNSI di Provinsi Papua diharapkan menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mengawal kebijakan kelautan yang pro-rakyat, sehingga kekayaan laut Papua benar-benar dirasakan manfaatnya oleh para nelayan lokal.
Ivan/Red
Related Posts
April 9, 2026
April 8, 2026
April 8, 2026