Beranda / Berita / Lecehkan Dunia Pendidikan, Nonix SPA Massage Kelapa Dua Pasarkan Terapis Berbusana SMA di Bulan Puasa

Lecehkan Dunia Pendidikan, Nonix SPA Massage Kelapa Dua Pasarkan Terapis Berbusana SMA di Bulan Puasa

Bagikan Berita

Newsoneindonesia.com| Kabupaten Tangerang– Surat Edaran (SE) Bupati Tangerang terkait penutupan total tempat hiburan dan jasa pijat selama Ramadan tampaknya dianggap angin lalu oleh pengelola Nonix SPA & Massage. Ruko yang berlokasi di kawasan Dalton, Jl. Scientia Square Selatan No.28-29, Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, ini diduga kuat menjalankan praktik prostitusi terselubung dengan modus operandi “kucing-kucingan”.
Dari hasil penelusuran Wartawan bahwa Nonix SPA & Massage masih melayani pelanggannya meski sudah ada larangan buka pada bulan suci Ramadhan. Kuat dugaan pihak pengelola sengaja menggunakan modus operandi untuk mengelabui Aparatur Penegak Hukum (APH) dan masyarakat, Minggu (22/2/2026).
Secara fisik tampak tertutup rapat guna menghindari pengawasan petugas. Namun, aktivitas transaksi dialihkan sepenuhnya ke ranah digital. Melalui grup Telegram, admin secara agresif mempromosikan layanan kepada pelanggan.
Mirisnya, pada unggahan H+4 puasa, admin memajang daftar 10 terapis. Salah satu foto bahkan menampilkan terapis mengenakan seragam sekolah SMA dengan label “New Comers”. Hal ini memicu kecaman keras karena dinilai merendahkan martabat institusi pendidikan demi menarik minat pelanggan.
Tindakan ini memicu kecaman keras karena dinilai tidak hanya melanggar aturan daerah, tetapi juga mencoreng marwah dunia pendidikan dan merendahkan martabat institusi sekolah demi menarik minat pelanggan.
Dalam percakapan di grup Telegram, admin secara vulgar menawarkan deretan terapis dengan paket layanan yang jauh dari standar kesehatan. Istilah-istilah seperti Hand Job (HJ), Blow Job (BJ), hingga Full Job (FJ) dipasarkan dengan tarif berkisar antara Rp500.000, Rp650.000, hingga Rp. 850.000.
Sistem operasional dari walk-in pun kini diubah menjadi janji temu daring atau wajib reservasi. “Mulai besok dan seterusnya wajib reservasi ya suhu-suhu,” tulis admin. Saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan singkat, admin membenarkan bahwa mereka tetap beroperasi (open) dengan sistem janji temu demi meminimalisir risiko razia.
Sesuai dengan surat edaran (SE) Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid, aturan yang begitu ketat namun NONIX SPA Massage diduga malanggar, antara lain:
▪︎Penutupan Total Jasa Hiburan: 
SE tersebut mewajibkan seluruh jasa usaha hiburan umum seperti spa, sauna, dan pijat untuk tutup sementara guna menghormati bulan Puasa.
▪︎Sanksi Tegas bagi Pelanggar: 
Pemkab Tangerang telah memberikan peringatan bahwa pelaku usaha yang nekat beroperasi di luar ketentuan akan menghadapi sanksi administratif hingga pencabutan izin operasional. Padahal, SE Bupati telah secara tegas melarang seluruh jasa spa beroperasi demi menghormati kekhusyukan bulan suci.
Kini, kredibilitas penegakan aturan diuji. Masyarakat mendesak Satpol PP dan APH Kabupaten Tangerang untuk segera bertindak tegas dan melakukan inspeksi mendadak, guna memastikan tidak ada celah bagi praktik asusila yang menodai kekhusyukan ibadah Ramadan.
Pembangkangan terbuka ini dianggap mencoreng wibawa Pemerintah Kabupaten Tangerang. Masyarakat kini mendesak Satpol PP dan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait untuk tidak terkecoh oleh pintu ruko yang terkunci rapat, sementara dugaan aktivitas di dalamnya tetap berjalan.
Berita ini disusun berdasarkan hasil penelusuran, pihak-pihak yang disebut dalam berita ini berhak memberikan klarifikasi dan hak jawab sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
(Mr/Red)

Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *