Newsoneindonesia.com, Kabupaten Tangerang – Proyek pemeliharaan jalan lingkungan permukiman di Kampung Pondok Jengkol RT 02/RW 04, Desa Curug Wetan, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, menjadi sorotan. Pasalnya, pengerjaan hotmix jalan tersebut diduga terlalu tipis dan tidak sesuai spesifikasi teknis, Sabtu (24/05/2026).
Berdasarkan papan informasi proyek yang terpasang di lokasi, pekerjaan tersebut bersumber dari anggaran APBD dengan nilai Rp169.711.000 dan dikerjakan oleh CV. Cikal Lautan Rizki.
Adapun rincian proyek meliputi panjang jalan 321 meter dengan lebar 2,10 meter, serta waktu pelaksanaan selama 21 hari kalender. Lokasi pekerjaan berada di sekitar Masjid Nurul Iman, Kampung Pondok Jengkol, Desa Curug Wetan.
Dari hasil pantauan awak media di lapangan, lapisan hotmix terlihat diduga sangat tipis sehingga menimbulkan pertanyaan terkait kualitas dan ketahanan jalan. Kondisi ini memicu dugaan adanya pengurangan volume material dalam pelaksanaan proyek.
Sejumlah warga pun mengaku khawatir jalan tersebut tidak akan bertahan lama apabila pengerjaan dilakukan tanpa memperhatikan mutu pekerjaan.
“Kalau tipis begini takutnya cepat rusak lagi, padahal anggarannya cukup besar,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.
Dalam proyek pembangunan yang menggunakan anggaran negara, setiap pekerjaan wajib mengacu pada spesifikasi teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Ketebalan hotmix menjadi faktor penting untuk menentukan kekuatan dan daya tahan jalan.
Apabila ditemukan pengurangan kualitas maupun volume material yang tidak sesuai spesifikasi, hal tersebut dapat berpotensi merugikan keuangan negara.
Awak media meminta dinas terkait dan pengawas proyek segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan kualitas pekerjaan agar proyek APBD benar-benar dikerjakan sesuai standar dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek CV. Cikal Lautan Rizki belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan hotmix tipis tersebut.
Red/Mr










