Beranda / Berita / Diduga Bom Sisa Perang Meledak di Biak, 10 Orang Dikabarkan Tewas

Diduga Bom Sisa Perang Meledak di Biak, 10 Orang Dikabarkan Tewas

Bagikan Berita

Newsoneindinesia.com, Biak – Sebuah ledakan dahsyat mengguncang kawasan padat penduduk di Kampung Yenures, Distrik Biak Kota, tepat di samping Kantor Dinas Perikanan, Kabupaten Biak Numfor, Papua, pada Minggu (31/5/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.

Berdasarkan informasi sementara yang dihimpun di lapangan, ledakan maut tersebut diduga berasal dari rudal aktif peninggalan Perang Dunia II yang digergaji oleh salah seorang warga.

Akibat insiden tragis tersebut, sebanyak 10 orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kekuatan ledakan yang terjadi di kawasan pesisir pantai itu terbilang sangat besar.

Detik-detik ledakan bahkan sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di area Pelabuhan Biak dan videonya langsung beredar luas di media sosial.

Warga mengaku mendengar dentuman keras disertai getaran hebat yang terasa hingga ke wilayah Kampung Baru, Distrik Samofa.

“Getarannya kuat sekali, mirip gempa bumi.

Setelah dicek di media sosial, ternyata ada ledakan dari arah pantai Kampung Yenures,” ujar Idris, salah seorang warga yang berada di lokasi.

Karena lokasi kejadian berada di kawasan pemukiman padat penduduk, dampak ledakan menyebabkan kerusakan parah pada sejumlah rumah warga.

Dari foto dan video amatir yang beredar, tampak beberapa bangunan hancur berantakan dan rata dengan tanah akibat kuatnya ledakan.

Padatnya permukiman diduga menjadi salah satu faktor tingginya jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut.

Tidak lama setelah kejadian, aparat kepolisian dari Polres Biak Numfor langsung menuju lokasi untuk melakukan pengamanan dan sterilisasi area.

Petugas memasang garis polisi guna mengantisipasi adanya serpihan berbahaya maupun kemungkinan ledakan susulan.

Hingga berita ini diturunkan, aparat kepolisian bersama tim medis masih melakukan proses evakuasi korban ke rumah sakit terdekat.

Pihak berwenang juga belum memberikan keterangan resmi terkait kronologi lengkap maupun jumlah pasti korban jiwa dan korban luka dalam peristiwa tersebut.

Red


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *