Ternate, newsoneindonesia.com – Sejumlah masyarakat Kelurahan Dufa-Dufa, Kota Ternate, menggelar aksi protes atas kebijakan pemindahan aktivitas bongkar muat Kapal Motor (KM) Quin Mery ke Pelabuhan Ahmad Yani Ternate, Kamis (26/2/2026).
Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk keberatan warga terhadap keputusan yang dinilai berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat setempat, khususnya para buruh bongkar muat, pedagang, serta pelaku usaha kecil yang selama ini menggantungkan penghasilan dari aktivitas kapal di wilayah Dufa-Dufa.
Dalam orasinya, perwakilan masyarakat menyampaikan bahwa pemindahan lokasi bongkar muat KM Quin Mery berpotensi menurunkan pendapatan warga dan mengurangi perputaran ekonomi di kawasan tersebut.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat meninjau kembali kebijakan tersebut serta membuka ruang dialog bersama masyarakat sebelum keputusan diberlakukan secara permanen.
Situasi aksi berlangsung dengan pengawasan aparat keamanan dan berjalan tertib.
Masyarakat menegaskan bahwa protes yang dilakukan merupakan bentuk aspirasi agar kebijakan yang diambil tetap mempertimbangkan dampak sosial dan ekonomi bagi warga sekitar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak otoritas pelabuhan maupun instansi terkait mengenai alasan dan mekanisme pemindahan aktivitas bongkar muat KM Quin Mery tersebut.
Frenky/Red










