Beranda / Berita / Dugaan Anggaran Siluman Puluhan Miliar, Anggota MRP Papua Pegunungan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Dugaan Anggaran Siluman Puluhan Miliar, Anggota MRP Papua Pegunungan Desak BPK Lakukan Audit Investigatif

Bagikan Berita

WAMENA, PAPUA PEGUNUNGAN, newsoneindonesia.com  – Transparansi penggunaan anggaran di tubuh Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Pegunungan kini tengah menjadi sorotan tajam. Anggota Pokja Agama MRP Papua Pegunungan, Ismail Asso, secara tegas mendesak Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Papua untuk segera melakukan audit komprehensif terhadap

penggunaan dana lembaga tersebut.
Langkah ini diambil menyusul adanya ketidakjelasan laporan pertanggungjawaban terkait anggaran yang diperkirakan mencapai Rp 39 miliar hingga Rp 49 miliar.

Poin-Poin Utama Desakan Audit:

• Instruksi Gubernur: Desakan audit mencuat setelah Penjabat (Pj) Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, meminta laporan pertanggungjawaban atas penggunaan dana senilai Rp 39 miliar yang telah dikucurkan.

• Indikasi Anggaran Tak Bertuan: Terdapat selisih dan ketidakjelasan alokasi dana dalam rentang Rp 39 miliar hingga Rp 49 miliar yang diduga tidak terserap untuk kepentingan program kerja resmi.

• Nihil Aktivitas Selama Dua Tahun: Ismail Asso membeberkan fakta mengejutkan bahwa selama dua tahun berjalan, anggota MRP Papua Pegunungan hampir tidak pernah melakukan kegiatan formal seperti Bimbingan Teknis (Bimtek) maupun Reses. Namun, anggaran untuk pos-pos tersebut diduga tetap dicairkan.

“Kami meminta BPK RI segera turun tangan. Bagaimana mungkin anggaran puluhan miliar habis terserap, sementara kerja-kerja formal seperti reses dan bimtek tidak pernah dilakukan oleh anggota? Publik berhak tahu ke mana uang negara ini mengalir,” tegas Ismail Asso.

Menuntut Pertanggungjawaban Publik
Tujuan dari desakan audit ini bukan sekadar urusan administratif, melainkan upaya penegakan integritas lembaga. Audit investigatif dinilai menjadi satu-satunya cara untuk menelusuri aliran dana mengingat tidak adanya kinerja nyata yang dirasakan masyarakat dari lembaga tersebut selama kurun waktu dua tahun terakhir.

Diharapkan dengan masuknya BPK RI, tabir mengenai penggunaan anggaran “siluman” ini dapat segera terungkap demi menjaga nama baik dan fungsi MRP sebagai representasi kultural masyarakat Papua Pegunungan.

Kontak Media:
Sekretariat MRP Papua Pegunungan
Wamena, Provinsi Papua Pegunungan

Read/Temin


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *