Lewati ke konten

Newsoneindonesia.com| Jakarta–Partai Gerindra mengumumkan akan memberikan imbalan sebesar Rp10 juta kepada warga yang memberikan informasi atau bukti praktik penyelewengan BBM subsidi.
Kebijakan ini terutama difokuskan pada penyalahgunaan solar bersubsidi, yang selama ini kerap menjadi sorotan karena diduga sering disalahgunakan oleh oknum tertentu.
Ketua DPP Gerindra Bambang Haryadi mengatakan program ini bertujuan mendorong partisipasi masyarakat dalam mengawasi distribusi energi bersubsidi.
“Kami menyiapkan Rp10 juta bagi siapa saja yang memberikan informasi mengenai penyelewengan BBM subsidi, khususnya solar,” ujar Bambang Sabtu (14/3/2026).
Menurut Bambang, masyarakat yang menemukan indikasi penyelewengan dapat langsung merekam aktivitas yang mencurigakan sebagai bukti.
Salah satu praktik yang sering terjadi, kata Hariyadi, adalah pemindahan BBM subsidi dari tangki di SPBU ke kendaraan lain pada waktu tertentu, seperti tengah malam.
Modus tersebut diduga dilakukan untuk mengalihkan BBM bersubsidi ke pihak lain yang tidak berhak menerima.
“Silakan masyarakat merekam aktivitas yang diduga merupakan penyelewengan, lalu serahkan bukti tersebut kepada pengurus Gerindra di daerah,” jelasnya.
Cara Melaporkan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi
Gerindra juga membuka jalur laporan bagi masyarakat yang ingin memberikan informasi terkait kasus tersebut.
Warga dapat menyerahkan bukti rekaman kepada pengurus partai di tingkat daerah atau kepada anggota legislatif dari fraksi Gerindra. Beberapa jalur laporan yang disebutkan antara lain:
Jalur Laporan yang Tersedia
•Pengurus DPC Gerindra di kabupaten atau kota
• Anggota DPRD dari Fraksi Gerindra
• Perwakilan partai di daerah setempat
Dengan sistem tersebut, laporan masyarakat diharapkan dapat segera ditindaklanjuti.
Bambang menegaskan bahwa BBM subsidi sejatinya diperuntukkan bagi kelompok masyarakat tertentu yang membutuhkan. Penerima BBM Subsidi Kelompok tersebut antara lain:
• Angkutan umum
• Nelayan
• Petani
• Sektor usaha kecil yang bergantung pada BBM bersubsidi
“BBM subsidi hanya diperuntukkan bagi sektor tertentu seperti petani, nelayan, dan angkutan umum. Kita harus memastikan distribusinya tepat sasaran,” imbuhnya.
Masyarakat Diminta Berani Melapor
Gerindra juga mengajak masyarakat untuk tidak takut melaporkan tindakan ilegal terkait BBM subsidi.
Bambang menilai praktik penyelewengan sering melibatkan kerja sama antara oknum tertentu, termasuk pihak yang menampung atau membeli BBM subsidi secara ilegal.
Dengan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan, diharapkan praktik tersebut bisa diminimalkan.
Pengawasan bersama antara masyarakat dan pemerintah dinilai penting untuk menjaga agar program subsidi energi benar-benar dinikmati oleh pihak yang berhak.
(Red)
Related Posts
April 3, 2026
April 3, 2026
April 3, 2026