Beranda / Berita / Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tinjau Langsung Enam Kampung Pesisir, Prioritaskan Penataan Kawasan Kumuh dan Pengembangan Ekonomi Bahari

Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Tinjau Langsung Enam Kampung Pesisir, Prioritaskan Penataan Kawasan Kumuh dan Pengembangan Ekonomi Bahari

Bagikan Berita

JAYAPURA,  newsoneindonesia com Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, bersama Wakil Gubernur, Aryoko F. Rumaropen, turun langsung menyapa warga di enam kampung pesisir Kota Jayapura pada Sabtu (22/11/2025).

Kunjungan kerja ini bertujuan meninjau langsung kondisi permukiman dan infrastruktur di kawasan tersebut.

​Menggunakan kapal milik Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), rombongan Gubernur Fakhiri meninjau Kampung Weref, Kayu Pulo, Pulo Kosong, Argapura Laut, Dok IV, dan Dok IX.

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut konkret dari koordinasi yang telah dilakukan Gubernur Fakhiri dengan sejumlah kementerian di Jakarta terkait program penanganan perumahan, infrastruktur, dan kelautan.

​Di setiap lokasi, Gubernur dan Wakil Gubernur melihat langsung kondisi rumah warga, meninjau akses air bersih, listrik, jaringan internet, hingga infrastruktur vital seperti jembatan kayu yang menjadi jalan utama masyarakat.

​Gubernur Fakhiri mengungkapkan rasa keprihatinan atas kondisi permukiman, namun pada saat yang sama, memberikan apresiasi tinggi terhadap aktivitas warga yang tetap produktif dalam mata pencaharian sebagai nelayan.

​Prioritas Penataan Permukiman Kumuh dan Bantuan Nelayan
​Dalam pernyataannya, Gubernur Fakhiri menegaskan bahwa kawasan pesisir ini akan segera diusulkan dalam program penanganan permukiman kumuh, baik melalui skema bantuan renovasi maupun program perumahan bersubsidi.

​“Pemerintah hadir untuk menolong masyarakat. Semua kampung ini harus hidup dan berkembang,” tegas Gubernur Fakhiri.

Ia juga menekankan potensi besar kawasan ini untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata bahari dan sentra industri keramba laut, yang diharapkan dapat menghidupkan dan memperkuat ekonomi kampung pesisir.

​Dalam sesi dialog terbuka, warga menyampaikan kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani, di antaranya adalah perbaikan total jembatan papan yang menjadi akses utama, ketersediaan air bersih yang memadai, peningkatan daya listrik, bantuan peralatan untuk nelayan, dan penyediaan lapangan pekerjaan bagi generasi muda.

​Kunjungan ini menandai langkah awal dan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Papua untuk menata kawasan pesisir, dimulai dari Kayu Batu hingga kampung-kampung pesisir Kota Jayapura lainnya.

Ivan/Red


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *