Lewati ke konten

Newsoneindonesia.com| Halmahera Barat– Kelalaian fatal Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Halmahera Barat dalam menangani tumpukan sampah di kawasan Pasar Rakyat Jailolo memicu amarah warga, Kamis (26/02/2026).
Pasalnya, tumpukan sampah yang dibiarkan membusuk selama berbulan-bulan tersebut kini tidak hanya melumpuhkan aktivitas ekonomi, tetapi juga mulai menodai kesucian tempat ibadah.
Pantauan di lapangan menunjukkan aroma busuk menyengat telah merangsek masuk ke dalam masjid di sekitar pasar, mengganggu kekhusyukan warga yang sedang menjalankan ibadah.
Kondisi ini dianggap sebagai bukti nyata kegagalan total Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Risal Hena, dalam menjalankan fungsi dan tanggung jawab dasarnya.
Menanggapi pembiaran ini, Pemuda Desa Gufasa melontarkan kritik keras kepada Pemerintah Daerah. Mereka menilai Bupati James Uang harus segera mengambil tindakan tegas atas kinerja buruk bawahannya yang mempermalukan citra pemerintah di mata masyarakat.
“Ini bukan sekadar masalah sampah, ini masalah martabat dan kesehatan warga. Kepala Dinas DLH, Risal Hena, jelas-jelas tidak mampu bekerja! Kami mendesak Bupati James Uang untuk segera mencopot yang bersangkutan dari jabatannya karena terbukti gagal total menjalankan tugas,” ujar Pemuda Desa Gufasa yang meminta identitasnya dirahasiakan
Tak main-main, Pemuda Desa Gufasa memberikan ultimatum keras kepada Pemerintah Daerah. Jika dalam waktu 2×24 jam sampah-sampah tersebut tidak segera diangkut dan dibersihkan, mereka mengecam akan melakukan mengantarkan langsung sampah-sampah tersebut di dinas lingkungan hidup
“Jangan salahkan kami jika dalam dua hari ke depan sampah ini masih menggunung. Kami sendiri yang akan mengangkut dan mengirimkan seluruh sampah busuk ini langsung ke depan pintu Kantor Dinas Lingkungan Hidup sebagai hadiah atas ketidakmampuan mereka bekerja,” tegasnya.
Masyarakat kini menunggu, apakah Bupati James Uang akan berpihak pada rakyat atau tetap mempertahankan pejabat yang dinilai tidak kompeten.
Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih terlihat menggunung di area pasar, sementara pihak DLH Halmahera Barat belum memberikan langkah konkret di lapangan.
Red
Related Posts
April 3, 2026
April 2, 2026
Maret 30, 2026