Palembang, newsoneindonesia.com – Memasuki hari pertama kerja usai cuti bersama Idul Fitri 1447 H, Kapolda Sumatera Selatan Sandi Nugroho memimpin apel pagi sekaligus halal bihalal bersama jajaran di halaman Mapolda Sumsel, Rabu (26/3/2026) pukul 07.00 WIB.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Sumsel Rony, Irwasda Feri Handoko Soenarso, serta seluruh Pejabat Utama (PJU) dan personel Polda Sumsel.
Momentum ini menjadi penanda dimulainya kembali aktivitas kedinasan sekaligus ajang konsolidasi internal guna menyelaraskan arah kebijakan pascalebaran.
Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi atas dedikasi seluruh personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan, Idul Fitri, hingga Hari Raya Nyepi. Menurutnya,
keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, ASN, dan seluruh elemen masyarakat.
“Keberhasilan pengamanan ini adalah hasil kerja bersama. Ini menjadi modal kepercayaan publik yang harus kita jaga dan tingkatkan,” tegasnya.
Kapolda menegaskan, meskipun aktivitas kerja telah kembali normal, Operasi Ketupat 2026 masih berlangsung hingga pukul 24.00 WIB. Seluruh personel diminta tetap siaga penuh, terutama dalam memantau arus balik dan situasi kamtibmas di wilayah Sumatera Selatan.
Selain itu, ia juga menyoroti potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang perlu diantisipasi sejak dini. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim kemarau tahun 2026
diperkirakan datang lebih awal dengan kondisi lebih kering, sehingga berpotensi meningkatkan titik panas
Kapolda menginstruksikan seluruh jajaran untuk memperkuat langkah mitigasi, meliputi Sinergi lintas instansi Pemetaan wilayah rawan Edukasi kepada masyarakat Pencegahan praktik pembakaran lahan
“Karhutla tidak bisa ditangani secara sektoral. Kita harus bergerak bersama dan melakukan pencegahan sejak dini,” ujarnya.
Tak hanya itu, Kapolda juga menekankan pentingnya evaluasi program kerja dan penyerapan anggaran tahun 2026. Ia mengingatkan agar setiap program tidak hanya bersifat administratif, tetapi memberikan dampak nyata bagi masyarakat
Apel pagi kemudian dilanjutkan dengan halal bihalal yang diwarnai saling bersalaman antar personel, sebagai simbol penguatan soliditas internal dan kebersamaan.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan kepemimpinan yang responsif dan terarah.
“Kapolda tidak hanya mengapresiasi capaian, tetapi juga langsung memetakan tantangan ke depan. Ini menunjukkan kesiapan Polda Sumsel dalam menghadapi dinamika yang berkembang,” ujarnya.
Apel perdana dan halal bihalal ini menegaskan komitmen Polda Sumatera Selatan untuk tetap profesional, responsif, dan berorientasi pada pelayanan
masyarakat. Seluruh jajaran pun bertekad menuntaskan Operasi Ketupat 2026 secara optimal, mengantisipasi karhutla secara proaktif, serta terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Https:berita NEWSONE INDONESIS.COM-kapolda-Sum-sel-tegaskan-kinerja-nyata-dan-pelayanan-masyarakat-redaksi-Sum-sel
MUNZIR










