Beranda / Berita Daerah / Enam Tahun MUB Berdiri, Semangat Persatuan Terus Mengakar di Tengah Masyarakat Maluku Utara

Enam Tahun MUB Berdiri, Semangat Persatuan Terus Mengakar di Tengah Masyarakat Maluku Utara

Bagikan Berita

Newsoneindonesia.com| JAKARTA– Tepat pada 28 Juni 2026, organisasi kemasyarakatan Maluku Utara Bersatu (MUB), genap memasuki usia yang ke-6 tahun. Sejak pertama kali berdiri pada 28 Juni 2020 di Gedung Ruko Kota Tua, Jakarta, organisasi ini terus menunjukkan eksistensinya sebagai wadah pemersatu masyarakat Maluku Utara yang berada di berbagai daerah di Indonesia, Senin (29/6/2026).
Didirikan oleh 28 pemuda asal Maluku Utara yang memiliki semangat dan cita-cita yang sama, MUB lahir sebagai jawaban atas kebutuhan akan sebuah organisasi yang mampu menjadi tempat berhimpun, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menjadi ruang untuk saling membantu di tengah kehidupan masyarakat perantauan.
Berangkat dari semangat persaudaraan yang kuat, para pendiri MUB berkomitmen membangun organisasi yang terbuka bagi seluruh masyarakat Maluku Utara tanpa membedakan suku, agama, ras, status sosial maupun latar belakang politik. Nilai kebersamaan menjadi fondasi utama dalam setiap langkah organisasi hingga mampu bertahan dan berkembang selama enam tahun terakhir.
Ketua Umum Maluku Utara Bersatu (MUB), O.H. Sero, mengatakan bahwa perjalanan organisasi selama enam tahun bukanlah perjalanan yang mudah. Berbagai tantangan dan dinamika telah dihadapi bersama, namun seluruh pengurus dan anggota tetap menjaga komitmen untuk menjadikan MUB sebagai organisasi yang mengedepankan nilai kekeluargaan, persatuan, dan kepedulian sosial.
Enam tahun bukan sekadar angka, tetapi menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masyarakat Maluku Utara masih terus hidup dan terjaga. Sejak awal berdiri, kami ingin menghadirkan sebuah rumah besar yang mampu menaungi seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya mereka yang sedang merantau. Siapa pun yang berasal dari Maluku Utara memiliki tempat di organisasi ini,” ujar O.H. Sero.
Ia menegaskan bahwa MUB dibangun dengan filosofi. Bakumpul, Bakudapa, Bakudara, Bakubantu, dan Baku Sayang, yang hingga kini terus menjadi pegangan seluruh jajaran pengurus maupun anggota dalam menjalankan setiap program organisasi.
Menurutnya, filosofi tersebut bukan hanya menjadi slogan semata, melainkan diwujudkan melalui berbagai aksi nyata yang telah dilakukan MUB selama enam tahun terakhir.
Sejak berdiri, MUB telah berperan aktif membantu masyarakat Maluku Utara yang menghadapi berbagai persoalan di tanah rantau. Bantuan yang diberikan tidak hanya berupa dukungan moril, tetapi juga pendampingan secara langsung terhadap warga yang mengalami kesulitan.
Berbagai bentuk kepedulian yang telah dilakukan antara lain membantu mencari warga Maluku Utara yang hilang atau kehilangan kontak dengan keluarganya, mendampingi warga yang sedang menjalani perawatan akibat sakit, memberikan bantuan sosial kepada anggota maupun masyarakat yang membutuhkan, memfasilitasi proses kepulangan warga ke kampung halaman, hingga membantu proses pemulasaraan dan pemakaman warga Maluku Utara yang meninggal dunia di perantauan.
Tidak sedikit keluarga yang merasakan langsung manfaat kehadiran MUB. Dalam berbagai situasi darurat, organisasi ini hadir sebagai penghubung antara keluarga, masyarakat, dan berbagai pihak terkait sehingga persoalan yang dihadapi dapat diselesaikan secara bersama-sama.
Selain bergerak di bidang sosial dan kemanusiaan, MUB juga aktif membangun komunikasi serta mempererat hubungan antaranggota melalui berbagai kegiatan silaturahmi, diskusi, kegiatan budaya, olahraga, hingga kegiatan keagamaan. Seluruh kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya Maluku Utara sekaligus memperkuat rasa persaudaraan di tengah masyarakat perantauan.
O.H. Sero menilai bahwa seluruh pencapaian organisasi selama enam tahun terakhir merupakan hasil kerja kolektif seluruh pendiri, pengurus, penasihat, pembina, dan anggota yang terus memberikan tenaga, pikiran, serta waktu demi kemajuan organisasi.
Keberhasilan MUB bukan karena satu orang, melainkan hasil dari semangat gotong royong seluruh keluarga besar MUB. Setiap pengurus dan anggota memiliki peran penting dalam menjaga organisasi ini tetap hidup dan terus berkembang,” katanya.
Momentum Hari Ulang Tahun ke-6 MUB, lanjut O.H. Sero, juga menjadi saat yang tepat untuk mengenang jasa para pendiri, pengurus, serta anggota yang telah lebih dahulu berpulang. Ia mengajak seluruh keluarga besar MUB untuk bersama-sama memanjatkan doa sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian mereka terhadap organisasi.
Kami tidak akan melupakan jasa para pendiri, senior, dan saudara-saudara kita yang telah mendahului. Semoga Allah SWT maupun Tuhan Yang Maha Esa memberikan tempat terbaik bagi mereka. Apa yang telah mereka bangun akan terus kami jaga dan kami lanjutkan demi masa depan organisasi yang lebih baik,” ucapnya.
Memasuki usia yang ke-6 tahun, MUB berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan organisasi, memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai elemen bangsa.
Organisasi ini juga akan terus mendorong lahirnya generasi muda Maluku Utara yang memiliki jiwa kepemimpinan, semangat persatuan, serta kepedulian terhadap sesama. Dengan demikian, MUB diharapkan tidak hanya menjadi organisasi kemasyarakatan, tetapi juga menjadi wadah pembinaan yang mampu melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.
Menutup pernyataannya, O.H. Sero mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara, baik yang telah bergabung maupun yang belum menjadi bagian dari MUB, untuk terus menjaga persaudaraan dan memperkuat rasa memiliki terhadap organisasi.
Perbedaan bukan alasan untuk terpecah. Justru keberagaman adalah kekuatan kita. Mari kita terus bergandengan tangan, saling membantu, saling menguatkan, dan bersama-sama menjaga nama baik Maluku Utara di mana pun kita berada. Semoga MUB semakin dewasa, semakin solid, dan semakin bermanfaat bagi seluruh masyarakat,”tutupnya.
(Dn/Red)

Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *