Beranda / Berita Daerah / Camat Kelapa Dua Pilih Jalur Aman, Skandal Hotmix Tipis dan Kasar Terkesan Dibiarkan

Camat Kelapa Dua Pilih Jalur Aman, Skandal Hotmix Tipis dan Kasar Terkesan Dibiarkan

Bagikan Berita

Newsoneindonesia.com| Tangerang Kabupaten – Menindaklanjuti rangkaian pemberitaan sebelumnya terkait dugaan proyek Hotmix kasar dan tipis di Jalan Swadaya RT 02/RW 04, Kelurahan Kelapa Dua, krisis kepercayaan masyarakat terhadap integritas pengawasan APBD kini mencapaia puncaknya, Selasa (28/4/2026).
Hingga kabar terbaru ini ditayangkan, Camat Kelapa Dua, Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si., selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), kian memperkokoh sikap bungkamnya, seolah membiarkan isu miring mengenai proyek pengkondisian ini liar di tengah publik.
Sikap diam pejabat senior berpangkat mentereng ini menjadi ironi besar di tengah mencuatnya arogansi kontraktor pelaksana, Desi alias Falla, yang sebelumnya secara terbuka memamerkan kekuatan biaya koordinasi sebagai tameng atas pekerjaan yang diduga asal-asalan.
Foto Istimewa
Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, yakni Desi secara provokatif sempat membentak kontrol sosial di lapangan.
Jangan tanya tanggapan kalau saya. Abang tahu tidak isi RAB ada apa di dalamnya. Ngurusin media saja sudah 40 orang di lapangan. Dinas kecamatan ada di lapangan, rekan kontrol sosial lengkap juga, berarti menurut saya cukup,” ujar pelaksana proyek tersebut dengan nada intimidasi.
Publik kini menagih akuntabilitas dari janji manis Afi selaku PPTK Kecamatan Kelapa Dua yang sebelumnya mengklaim akan melakukan kroscek lapangan pada awal pekan. Namun, hingga detik ini, janji yang berbunyi,
“Paling saya cek Senin, Bang. Makasih infonya,” tersebut dirasa hanyalah strategi ulur waktu agar tensi pemberitaan mereda. 
Ketidakjelasan hasil pengecekan teknis ini memicu kecurigaan bahwa fungsi pengawasan di Kecamatan Kelapa Dua telah lumpuh total, bahkan diduga kuat telah tersandera oleh skenario pengkondisian yang diklaim oleh sang kontraktor.
Aktivis masyarakat, Aldy C.BJ, kembali menegaskan bahwa rakyat tidak butuh pemimpin yang hanya pandai bersembunyi di balik meja saat infrastruktur di wilayahnya dikerjakan secara ugal-ugalan.
Kami mendesak Camat Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si. segera turun ke lapangan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dan melakukan pengujian Core Drill secara terbuka. Jangan biarkan fungsi pengawasan mandul karena tersandera oleh kepentingan oknum pelaksana nakal, “tegas Aldy.
Masyarakat kini mendesak transparansi atas penggunaan anggaran senilai ratusan juta rupiah tersebut. Jika benar volume hotmix sengaja dikurangi demi menutupi ongkos koordinasi massa, maka ini merupakan bentuk pengkhianatan nyata terhadap uang rakyat.
Apabila jalur komunikasi resmi terus tersumbat oleh Tembok Bisu pihak kecamatan, maka dipastikan skandal ini akan segera bergulir ke meja Inspektorat Kabupaten Tangerang hingga Aparat Penegak Hukum untuk membongkar tuntas akar dari dugaan kongkalikong anggaran ini.
Mr/Red

Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *