Newsoneindonesia.com, Palembang – Film Tanjak Gondrong atau yang juga disebut Tanjak Gondrong dipilih untuk diputar di Palembang sebagai bentuk dukungan terhadap perjuangan kesetaraan dan inklusivitas bagi penyandang disabilitas di Indonesia, dilaksanakan di Palembang indah mall Palembang.
“Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatera Selatan, H. Derga Karenza, S.P., M.M., mengatakan, pemutaran film tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat semangat kemanusiaan dan kepedulian terhadap penyandang disabilitas,Sabtu (12/09/2026).
“Yang diwawancarai oleh awak media Menurutnya, nilai-nilai tersebut sejalan dengan amanat Pancasila, khususnya sila kedua, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab, serta sila kelima, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
“Makna dari kemanusiaan yang adil dan beradab artinya dalam keadilan itu harus memandang keadaan kita. Kita tidak boleh membeda-bedakan fisik. Semua harus mendapatkan perlakuan yang adil dan setara,” ujar Derga.
“Ia menegaskan, perjuangan untuk mewujudkan Indonesia yang inklusif bagi penyandang disabilitas merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya kelompok tertentu.
“Ini tidak hanya sekadar nonton film, tetapi bentuk solidaritas kami terhadap teman-teman difabel di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia. Semangat kami adalah kemanusiaan yang adil dan beradab serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, agar semua mendapatkan akses yang sama di Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Libatkan 11 Komunitas Difabel
“Dalam kegiatan pemutaran awal film tersebut, sebanyak 268 peserta hadir. Penyelenggara turut mengundang 11 komunitas penyandang disabilitas di Provinsi Sumatera Selatan, termasuk penyandang tuli, tunanetra, penyandang down syndrome, serta kelompok disabilitas lainnya.
“Selain itu, sejumlah Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Palembang juga dilibatkan, di antaranya SLB Pembina, SLB YPAC, dan SLB Negeri.
“Derga berharap, kegiatan tersebut dapat memperluas kepedulian masyarakat terhadap penyandang disabilitas. Setelah pemutaran khusus, masyarakat umum juga diharapkan dapat ikut menyaksikan film tersebut sehingga pesan inklusivitas dapat menjangkau lebih banyak kalangan.
“Dorong Kesempatan Kerja bagi Penyandang Disabilitas
“Lebih lanjut, Derga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mendorong terwujudnya kesetaraan bagi penyandang disabilitas, termasuk dalam bidang ketenagakerjaan.
“Ia mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang dinilai telah memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak penyandang disabilitas melalui kebijakan yang mendorong keterlibatan mereka di berbagai institusi dan badan usaha milik negara (BUMN).
“Kami mengapresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan karena sudah mengeluarkan kebijakan terkait keterlibatan teman-teman difabel. Harapannya, hal ini bisa ditularkan ke seluruh Indonesia, tidak hanya di Sumatera Selatan,” ungkapnya.
“Ajak Masyarakat Palembang Saksikan Film,juga mengajak masyarakat Palembang untuk menyaksikan film Tanjak Gondrong yang dijadwalkan resmi dibuka pada 17 September 2026.
“Mari kita nonton bersama di bioskop yang sudah menyediakan pemutaran film ini. Silakan juga membeli tiketnya sebagai bentuk dukungan terhadap teman-teman difabel,” pungkasnya.(red)










