Lewati ke konten

Newsoneindonesia.com| Tangerang Kabupaten–Kuat dugaan tebang pilih penindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang melakukan razia terselubung di dua lokasi pada Jumat malam Pukul 22:09 Wib. Langkah itu dilakukan sebagai respon atas aduan masyarakat (DuMas) yang mengeluhkan adanya dugaan praktik prostitusi online di lokasi tersebut, lewat Aplikasi, Sabtu (20/12/2025).
Razia dilakukan Satpol PP bersama unsur Garnisun 2 personil dan beberapa anggota polres di dua kecamatan berbeda, yang pertama Kecamatan Curug, dan kedua. Setelah menerima aduan masyarakat lewat (DuMas) Mereka langsung melakukan inspeksi mendadak ke satu tempat usaha indekost. Salah satunya Denala Kost, yang berlokasi di Jl. Cibogo Wetan No.53, Gading Serpong, Kec. Kelapa Dua.
Benny, Kabid Trantibum. Saat diwawancarai awak media di lokasi, ia mengatakan bahwa dirinya bersama tim gabungan ke lokasi berdasarkan aduan masyarakat (DuMas) bahwa adanya prostitusi online.
“Yang pasti itu aja, adanya dugaan prostitusi online atas dasar aduan masyarakat, makanya kita menyasar ketitik ini,” ujar Benny sembari menggaruk hidung.
Dalam operasi tersebut kurang lebih 15 orang pasangan muda-mudi yang diamankan Satpol PP Kabupaten Tangerang yang di duga tidak memiliki indentitas resmi.
Selanjutnya awak media mencoba menggali informasi ke security/satpam yang bertugas di lokasi, dengan geram dia mengatakan, razia ini kan bertujuan untuk menertibkan indekost yang tidak memiliki ijin dan bertujuan memastikan keselamatan masyarakat.
“Saya heran yang punya wewenang sini, pihak Kecamatan, Polsek Kelapa Dua kok gak ada yang dilibatkan, mereka satpol PP nya cuma coret-coretan dia doang. Lanjut dia, emang boleh bang SOP nya orang yang punya indentitas dan akte nikah di tangkap, ok mereka punya surat tugas ada, cuma kok saya heran Polsek sini sama Kecamatan Kelapa Dua tidak dilibatkan, ada apa ya? “ucap Satpam Denala Kost dengan kesal.
Publik beserta penggiat kontrol sosial, wilayah Kecamatan Kelapa Dua pun bertanya-tanya. Ada apa dengan operasi tersebut yang tidak melibatkan unsur Polsek, atau Trantib Kecamatan Kelapa Dua dalam operasi ini, seharunya ada kordinasi, bagaimana pun ini masih wilayah hukum mereka, apakah mungkin mereka sedang bercerai dari garis kordinasi, atau kah ada unsur “tebang pilih penindakan” padahal begitu banyak pemberitaan dan aduan masyarakat, mengenai tempat prostitusi yang berkedok SPA Masagge di Gading serpong Kelapa Dua, tetapi tidak ada satu pun yang di tindak oleh Satpol PP, ada gerangan apa?.
(Dn/Red)
Related Posts
April 4, 2026
Februari 16, 2026
Januari 1, 2026