Beranda / Berita / Team Relawan HDCU: Penggunaan Helikopter Gubernur Harus Dilihat sebagai Kebutuhan Operasional

Team Relawan HDCU: Penggunaan Helikopter Gubernur Harus Dilihat sebagai Kebutuhan Operasional

Bagikan Berita

Newsoneindonesia.com, Palembang – Polemik penggunaan helikopter oleh Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menuai beragam tanggapan di ruang publik. Forum Team Relawan HDCU menilai isu tersebut perlu ditempatkan secara proporsional dengan mengedepankan data serta konteks kebutuhan tugas pemerintahan.

Ketua Umum Forum Team Relawan HDCU, H. Irwansyah Mulkan, mengatakan penggunaan helikopter oleh kepala daerah tidak dapat semata-mata dipandang sebagai simbol kemewahan, melainkan bagian dari upaya memastikan efektivitas kerja pemerintahan di wilayah dengan karakter geografis yang luas.

“Mobilitas gubernur sangat tinggi dengan agenda yang tersebar di berbagai daerah. Dalam situasi tertentu, moda transportasi udara menjadi pilihan untuk memastikan pelayanan publik tetap berjalan tepat waktu,” ujar H. Irwansyah Mulkan dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).

Hal tersebut disampaikan kepada tim media saat memberikan tanggapan terkait perdebatan publik mengenai penggunaan helikopter oleh pemerintah provinsi.

Menurut dia, faktor efisiensi waktu menjadi pertimbangan penting dalam pelaksanaan tugas kepala daerah. Dengan keterbatasan waktu serta jarak tempuh antarwilayah yang tidak selalu mudah diakses melalui jalur darat, penggunaan helikopter dinilai mampu mempercepat jangkauan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menambahkan, percepatan mobilitas tersebut pada akhirnya berkaitan langsung dengan efektivitas pelaksanaan program pembangunan maupun pengawasan di lapangan.
“Semakin banyak wilayah yang bisa dijangkau dalam waktu singkat, semakin besar pula peluang memastikan program berjalan sesuai target,” katanya.

Di sisi lain, H. Irwansyah Mulkan mengingatkan agar kritik terhadap kebijakan pemerintah provinsi tetap disampaikan secara konstruktif dan berbasis data. Ia menilai, perdebatan publik yang berkembang tanpa didukung informasi utuh berpotensi menimbulkan persepsi yang tidak akurat di tengah masyarakat.

“Kritikan tentu merupakan bagian penting dalam demokrasi. Namun, penyampaiannya perlu didasarkan pada fakta yang lengkap agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai ruang publik seharusnya dimanfaatkan untuk mendorong diskursus yang produktif, termasuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan pembangunan daerah.

Forum Team Relawan HDCU, lanjut Irwansyah Mulkan, berkomitmen untuk terus mengawal kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

Menurutnya, stabilitas dan suasana kondusif menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan di Sumatera Selatan.
Ia menegaskan, pemerintahan daerah di bawah kepemimpinan Herman Deru dan Cik Ujang dinilai telah berjalan sesuai visi dan misi yang disampaikan saat kampanye.

“InsyaAllah di sisa masa kepemimpinan hingga tahun 2030 dapat terus membawa kesejahteraan bagi masyarakat Sumatera Selatan,” ungkapnya.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa fokus utama seharusnya tetap pada bagaimana program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Sumatera Selatan.

“Fokus utama seharusnya tetap pada bagaimana program pembangunan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumatera Selatan,” tutup H. Irwansyah Mulkan.

(MUNZIR.S)


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *