Newsoneindonesia.com
JAYAPURA – Situasi di kawasan Lingkaran Abepura, Kota Jayapura, pada Senin (3/8/2026) pagi terpantau kondusif meskipun dua kelompok massa dengan aspirasi yang berbeda berkumpul di lokasi yang sama.
Kelompok pertama berasal dari Komite Nasional Papua Barat (KNPB), sementara kelompok lainnya merupakan Dewan Presidium Pengurus Wilayah Presidium Pemuda Adat Tabi Kota Jayapura.

Kedua kelompok menyampaikan aspirasi masing-masing melalui aksi damai dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian.
Massa KNPB hadir dengan mengenakan atribut loreng dan membawa bendera merah, serta menyuarakan isu darurat militer dan hak asasi manusia (HAM). Di sisi lain, massa dari Presidium Pemuda Adat Tabi yang mengenakan kaos putih menyampaikan tuntutan agar kasus kekerasan di Yahukimo yang menewaskan tiga orang diusut secara tuntas.
Mereka juga meminta Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memberikan perhatian serius terhadap peristiwa tersebut.
Kedekatan posisi kedua kelompok yang hanya berjarak beberapa meter sempat memunculkan suasana saling berbalas orasi. Namun demikian, situasi tetap dapat dikendalikan dan tidak terjadi bentrokan.
Aparat kepolisian terlihat melakukan pengamanan secara humanis dengan membagi personel untuk mengawal masing-masing kelompok, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Sementara itu, di wilayah Waena terpantau sejumlah massa KNPB mulai bergerak menuju Abepura, namun mendapat pendekatan persuasif dari aparat keamanan.
Hingga berita ini diturunkan, kondisi di kawasan Lingkaran Abepura masih terpantau aman dan kondusif.
Aparat keamanan terus mengimbau seluruh pihak agar menyampaikan aspirasi secara damai serta menjaga ketertiban umum demi terciptanya situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
Red










