Beranda / Berita / Dominggus Ndun Maramba Djawa Apresiasi Kinerja Polres Sumba Timur, Desak Pengusutan Tuntas dan Hukuman Maksimal bagi Pelaku Tragedi Berdarah di Matawai Sumba Timur

Dominggus Ndun Maramba Djawa Apresiasi Kinerja Polres Sumba Timur, Desak Pengusutan Tuntas dan Hukuman Maksimal bagi Pelaku Tragedi Berdarah di Matawai Sumba Timur

Bagikan Berita

Newsoneindonesia.com, Penggiat hukum Dominggus Ndun Maramba Djawa, S.H. menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Sumba Timur atas gerak cepat dan profesionalisme dalam menangani kasus penganiayaan berdarah yang terjadi di Kelurahan Matawai, Kecamatan Kota Waingapu, Kabupaten Sumba Timur.

Kasus yang terjadi pada Kamis, 18 Juni 2026 dini hari tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka serius. Peristiwa itu sontak menjadi perhatian publik karena diduga dipicu oleh perselisihan yang berujung pada aksi kekerasan menggunakan senjata tajam.

Dominggus menilai langkah cepat aparat kepolisian dalam merespons kejadian, melakukan penyelidikan, serta mengamankan pihak-pihak yang diduga terlibat merupakan bentuk komitmen Polres Sumba Timur dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saya mengapresiasi kinerja Polres Sumba Timur yang bergerak cepat dalam menangani kasus ini. Respons yang sigap dari aparat sangat penting untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan proses penegakan hukum berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Dominggus.

Menurutnya, kasus yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang harus menjadi perhatian serius seluruh pihak. Oleh karena itu, ia mendorong agar proses hukum dilakukan secara profesional, objektif, transparan, dan tanpa pandang bulu.

“Peristiwa ini merupakan tindak pidana serius yang mengakibatkan hilangnya nyawa manusia. Karena itu, seluruh pihak yang terlibat harus diproses sesuai hukum yang berlaku. Tidak boleh ada intervensi maupun perlakuan khusus terhadap siapa pun,” tegasnya.

Dominggus juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal dunia serta berharap para korban yang mengalami luka-luka dapat segera pulih.

“Saya turut berduka cita yang mendalam kepada keluarga korban yang meninggal dunia. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini, serta para korban yang masih menjalani perawatan dapat segera diberikan kesembuhan,” katanya.

Sebagai penggiat hukum, Dominggus menegaskan bahwa apabila para pelaku terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana yang menyebabkan korban meninggal dunia dan korban lainnya mengalami luka berat, maka sudah sepatutnya dijatuhi hukuman yang maksimal sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Menurutnya, penerapan sanksi hukum yang tegas bukan hanya untuk memberikan keadilan kepada korban dan keluarganya, tetapi juga sebagai efek jera bagi pelaku serta peringatan bagi masyarakat agar tidak melakukan tindakan serupa.

“Apabila terbukti bersalah melalui proses hukum yang sah, para pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan dijatuhi hukuman yang setimpal. Penegakan hukum yang tegas merupakan bagian penting dalam menciptakan rasa keadilan dan menjaga ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Dominggus juga mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi minuman keras dan mengedepankan penyelesaian masalah melalui dialog serta cara-cara yang damai.

Ia berharap Polres Sumba Timur dapat terus mengawal proses hukum perkara tersebut hingga tuntas, mengungkap seluruh fakta yang terjadi, serta memastikan keadilan benar-benar dirasakan oleh para korban dan keluarga yang ditinggalkan.

“Negara tidak boleh kalah terhadap tindakan kekerasan. Saya percaya Polres Sumba Timur akan bekerja secara profesional dan transparan untuk menuntaskan kasus ini sehingga memberikan kepastian hukum dan rasa keadilan bagi masyarakat,” tutup Dominggus


Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *