Beranda / Berita Daerah / Pengerjaan U-Ditch di Jalan Raya Kuta Bumi RW 09 Diduga Kurang Maksimal, Pelaksana Siap Lakukan Perbaikan

Pengerjaan U-Ditch di Jalan Raya Kuta Bumi RW 09 Diduga Kurang Maksimal, Pelaksana Siap Lakukan Perbaikan

Bagikan Berita

Newsoneindonesia.com|Tangerang — Pengerjaan saluran drainase menggunakan U-Ditch di Jalan Raya Kuta Bumi, wilayah RW 09, Kabupaten Tangerang, mendapat sorotan setelah sejumlah bagian pekerjaan dinilai masih perlu diperhatikan, khususnya terkait kerapian dan kualitas pemasangan. Minggu, (30/08/2026).
Pembina Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO-I), Ramliana Bangsa, atau yang akrab disapa Setra, mengatakan bahwa hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya sejumlah bagian pekerjaan yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.
Dari hasil pemantauan di lokasi, terdapat sejumlah bagian pekerjaan yang dinilai perlu diperhatikan kembali, terutama terkait kerapian dan kualitas pemasangan U-Ditch. Kondisi tersebut menjadi perhatian agar pembangunan infrastruktur dapat memberikan manfaat secara optimal dan memiliki daya tahan yang baik,” ujar Setra.
Menanggapi sorotan tersebut, pihak pelaksana pekerjaan menyatakan siap melakukan perbaikan terhadap bagian-bagian pekerjaan yang dinilai belum maksimal.
Perbaikan tersebut diharapkan dapat segera dilakukan agar saluran U-Ditch dapat berfungsi sebagaimana mestinya, khususnya dalam menunjang sistem drainase dan mengantisipasi genangan air di sekitar Jalan Raya Kuta Bumi RW 09.
Sementara itu, Tofik Hidayat, S.T., selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), angkat bicara terkait pelaksanaan pekerjaan tersebut. Ia menjelaskan bahwa sejak awal pihaknya telah memberikan arahan kepada pelaksana agar pekerjaan dilaksanakan dengan baik dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Sejak awal saya sebagai PPTK pada kegiatan ini sudah mengarahkan pelaksana untuk melakukan pekerjaan dengan baik. Namun memang kendala di lapangan adalah debit air di saluran tersebut sangat besar,” ujar Tofik Hidayat.
Menurutnya, kondisi debit air yang cukup besar menjadi salah satu tantangan dalam proses pemasangan U-Ditch. Meski demikian, pihaknya telah meminta pelaksana untuk berupaya mengatasi kondisi tersebut sebelum pemasangan dilakukan.
Saya meminta kepada pelaksana untuk semaksimal mungkin membuang air terlebih dahulu sebelum melakukan pemasangan U-Ditch, salah satunya dengan menggunakan bantuan pompa,” jelasnya.
Tofik menegaskan, pembangunan saluran tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjawab keluhan masyarakat, khususnya persoalan genangan dan banjir yang kerap terjadi ketika hujan.
Kami dari pihak dinas ingin pekerjaan tersebut berfungsi dengan baik dan bisa menjadi solusi atas keluhan masyarakat selama ini, karena lokasi tersebut sering mengalami banjir saat hujan,” katanya.
Ia menambahkan, penanganan persoalan banjir dilakukan secara bertahap dengan harapan sistem drainase di lokasi tersebut dapat semakin baik dan aliran air dapat berjalan lancar hingga menuju saluran pembuangan.
“Kami dari dinas berupaya untuk meminimalisir dampak banjir di lokasi tersebut secara bertahap dan membuat saluran air di lokasi tersebut lancar sampai ke pembuang,” ungkap Tofik.
Selain mengandalkan pembangunan infrastruktur, Tofik juga mengharapkan adanya dukungan dan kesadaran masyarakat untuk ikut menjaga fungsi saluran yang telah dibangun.
Kami juga berharap kerja sama dari masyarakat untuk tidak membuang sampah ke saluran, karena itu juga menjadi salah satu penyebab saluran yang sudah kita buat menjadi tidak maksimal fungsinya,” pungkasnya.
Masyarakat berharap pelaksana dapat menyelesaikan pekerjaan dengan mengutamakan kualitas, ketepatan pemasangan, serta memperhatikan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Dengan adanya komitmen perbaikan dari pihak pelaksana dan penjelasan dari PPTK, hasil akhir pembangunan diharapkan dapat lebih rapi, kuat, berfungsi optimal, serta benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dalam mengurangi persoalan genangan dan banjir di kawasan tersebut.
Red/Team

Bagikan Berita
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *